Siapa pun tahu bahwa Indonesia adalah negeri yang indah. Keindahan alamnya benar-benar menakjubkan.
Mulai dari Ngarai Sianok di Sumatera Barat, Candi Borobudur di Jawa Tengah, juga budaya suku-suku di daerah Sulawesi, pantai-pantai di Bali, hingga eksotiknya pemandangan alam di Papua. Semuanya menambah rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia.
Keindahan-keindahan tersebut tentu akan bisa dinikmati lebih lama bila direkam. Ya, dengan teknologi fotografi, semua keindahan itu dapat hadir di depan mata kapan saja kita mau.
Saat ini dunia fotografi semakin canggih. Untuk merekam keindahan alam, kita bisa memilih kamera yang paling cocok. Bagi Anda yang inginbelajar fotografi, mari kita simak tentang kamera dan lensa berikut ini.
Keindahan-keindahan tersebut tentu akan bisa dinikmati lebih lama bila direkam. Ya, dengan teknologi fotografi, semua keindahan itu dapat hadir di depan mata kapan saja kita mau.
Saat ini dunia fotografi semakin canggih. Untuk merekam keindahan alam, kita bisa memilih kamera yang paling cocok. Bagi Anda yang inginbelajar fotografi, mari kita simak tentang kamera dan lensa berikut ini.
KameraSebelum memilih kamera yang akan digunakan untuk belajar memotret, sebaiknya ketahui dahulu jenis-jenis kamera beserta kelebihan-kelebihannya. Ada dua jenis kamera yang bisa digunakan, yaitu kamera DSLR dan kamera saku.
Ukuran
Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex) ukurannya lebih besar daripada kamera saku. Sedangkan kamera saku ringan dan mudah dibawa ke mana-mana. Sesuai dengan namanya, kamera saku bisa dimasukkan ke dalam saku baju ataupun celana.
Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex) ukurannya lebih besar daripada kamera saku. Sedangkan kamera saku ringan dan mudah dibawa ke mana-mana. Sesuai dengan namanya, kamera saku bisa dimasukkan ke dalam saku baju ataupun celana.
Kualitas
Apabila Anda menggunakan kamera DSLR, pemandangan yang Anda lihat akan sama dengan yang tertangkap kamera. Sedangkan jika menggunakan kamera saku, apa yang Anda lihat, belum tentu sama dengan yang tertangkap kamera.
Hal ini disebabkan ukuran sensor masing-masing kamera berbeda. Sensor pada kamera DSLR lebih besar daripada sensor pada kamera saku.
Selama ini orang menganggap semakin besar ukuran piksel pada kamera, semakin bagus hasil fotonya. Padahal yang menentukan bagus atau tidaknya hasil foto bukan piksel, melainkan sensornya.
Fungsi
Biasanya kamera DSLR digunakan oleh para fotografer profesional seperti jurnalis, fotografer wedding ataupun fotografer komersial lainnya. Tak jarang juga kamera DSLR digunakan oleh para peminat fotografi, untuk mempelajari cara memotret lebih dalam.
Adapun kamera saku lebih sering digunakan untuk mengabadikan foto ketika sedang berlibur, dengan alasan bentuknya yang simpel dan tidak banyak memakan tempat.
Biasanya kamera DSLR digunakan oleh para fotografer profesional seperti jurnalis, fotografer wedding ataupun fotografer komersial lainnya. Tak jarang juga kamera DSLR digunakan oleh para peminat fotografi, untuk mempelajari cara memotret lebih dalam.
Adapun kamera saku lebih sering digunakan untuk mengabadikan foto ketika sedang berlibur, dengan alasan bentuknya yang simpel dan tidak banyak memakan tempat.
Harga
Dari segi harga, kamera DSLR lebih mahal daripada kamera saku. Hal ini tentu saja dikarenakan kamera DSLR memiliki fitur lebih banyak dibanding kamera saku.
Dari segi harga, kamera DSLR lebih mahal daripada kamera saku. Hal ini tentu saja dikarenakan kamera DSLR memiliki fitur lebih banyak dibanding kamera saku.
Fitur
Fitur pada kamera saku biasanya sudah tersedia semua (all in), seperti night mode, built in flash, dan makro mode. Meskipun hasil fotonya tidak setara dengan kamera DSLR, tetapi kelengkapan fitur pada kamera saku sangat membantu untuk merekam segala suasana.
Pada kamera DSLR, fitur lebih lengkap daripada kamera saku, tetapi untuk mendapatkan hasil foto yang baik harus didukung oleh keahlian memotret dan alat pendukung lainnya, seperti flash.
Fitur pada kamera saku biasanya sudah tersedia semua (all in), seperti night mode, built in flash, dan makro mode. Meskipun hasil fotonya tidak setara dengan kamera DSLR, tetapi kelengkapan fitur pada kamera saku sangat membantu untuk merekam segala suasana.
Pada kamera DSLR, fitur lebih lengkap daripada kamera saku, tetapi untuk mendapatkan hasil foto yang baik harus didukung oleh keahlian memotret dan alat pendukung lainnya, seperti flash.
Lensa Fixed (Lensa Prime)
Merupakan lensa yang wajib dimiliki oleh para fotografer. Lensa ini memiliki satu rentang fokal. Biasanya digunakan untuk mengambil gambar potret atau model. Jenis yang sering digunakan adalah: 50 mm, 85 mm, dan 135 mm.
Merupakan lensa yang wajib dimiliki oleh para fotografer. Lensa ini memiliki satu rentang fokal. Biasanya digunakan untuk mengambil gambar potret atau model. Jenis yang sering digunakan adalah: 50 mm, 85 mm, dan 135 mm.
Lensa Standard
Disebut juga lensa kit, yaitu lensa yang merupakan bawaan dari kamera. Rentang fokal lensa ini antara 16-85 mm.
Disebut juga lensa kit, yaitu lensa yang merupakan bawaan dari kamera. Rentang fokal lensa ini antara 16-85 mm.
Lensa Wide
Sesuai dengan namanya, lensa ini dapat menangkap gambar selebar mungkin. Lensa ini digunakan untuk mengambil gambar pemandangan (landscape) ataupun arsitektur.
Lensa wide yang paling sering digunakan adalah jenis fisheye. Seperti mata ikan, lensa ini dapat menangkap gambar yang berada di samping kiri dan kanan kamera.
Sesuai dengan namanya, lensa ini dapat menangkap gambar selebar mungkin. Lensa ini digunakan untuk mengambil gambar pemandangan (landscape) ataupun arsitektur.
Lensa wide yang paling sering digunakan adalah jenis fisheye. Seperti mata ikan, lensa ini dapat menangkap gambar yang berada di samping kiri dan kanan kamera.
Lensa Tele
Lensa tele ini digunakan untuk mengambil gambar yang jauh, agar menjadi tampak lebih dekat. Fotografer menggunakan lensa ini untuk memotret momen olahraga, satwa liar atau liputan yang mengharuskan fotografer berada pada jarak yang jauh dari objek.
Bagi Anda yang baru belajar fotografi, dianjurkan menggunakan lensa tele yang telah dilengkapi fasilitas image stabilization. Fungsi image stabilization adalah untuk meredam getaran, karena lensa ini cukup berat bila digunakan oleh orang yang belum terbiasa menggunakannya.
Lensa tele ini digunakan untuk mengambil gambar yang jauh, agar menjadi tampak lebih dekat. Fotografer menggunakan lensa ini untuk memotret momen olahraga, satwa liar atau liputan yang mengharuskan fotografer berada pada jarak yang jauh dari objek.
Bagi Anda yang baru belajar fotografi, dianjurkan menggunakan lensa tele yang telah dilengkapi fasilitas image stabilization. Fungsi image stabilization adalah untuk meredam getaran, karena lensa ini cukup berat bila digunakan oleh orang yang belum terbiasa menggunakannya.
Lensa Makro
Lensa ini digunakan untuk mengambil foto detail suatu benda (close-up fotografi) seperti gambar hewan kecil dan detail bunga. Contohnya foto semut, laba-laba, putik bunga dan lain-lain.
Jenis lensa ini terbagi dua yaitu: lensa zoom makro dan lensa fixed makro. Hasil foto yang dihasilkan oleh lensa fixed makro lebih tajam daripada foto yang dihasilkan oleh lensa zoom makro.
Lensa ini digunakan untuk mengambil foto detail suatu benda (close-up fotografi) seperti gambar hewan kecil dan detail bunga. Contohnya foto semut, laba-laba, putik bunga dan lain-lain.
Jenis lensa ini terbagi dua yaitu: lensa zoom makro dan lensa fixed makro. Hasil foto yang dihasilkan oleh lensa fixed makro lebih tajam daripada foto yang dihasilkan oleh lensa zoom makro.


0 komentar:
Posting Komentar